Posted by: Budi Daryatmo | January 2, 2008

Mengenal Microsoft Solutions Framework

MSF (Microsoft Solutions Framework), merupakan sekumpulan standar, model, disiplin ilmu, konsep, dan panduan atau pedoman dari Microsoft untuk mengembangkan berbagai aplikasi, termasuk aplikasi bergerak. Model proses MSF mengkombinasikan prinsip terbaik dari model waterfall dan spiral. MSF mengkombinasikan perencanaan yang berbasiskan milestone dari model waterfall dan prediksibilitas yang dihasilkan dengan keunggulan model spiral dari umpan balik dan kreativitas. Model-model ini memberikan dua pendekatan yang berbeda.

  • Model waterfall yang berupa titik-titik uji tersusun, harus melengkapi setiap perangkat tugas di dalam satu fase sebelum bergerak ke fase selanjutnya. Model waterfall akan bekerja dengan sangat baik untuk proyek-proyek di mana persyaratan proyek didefinisikan secara jelas serta tidak rentan terhadap modifikasi yang akan terjadi di masa depan.
  • Model spiral yang berupa pendekatan spiral terhadap proses, bersifat efektif ketika digunakan bagi pengembangan aplikasi yang cepat dari proyek kecil, serta tidak menyertakan titik uji yang jelas.

Model proses MSF menjelaskan suatu sekuen aktivitas-aktivitas yang tergeneralisasi, bersifat fleksibel dan dapat mengakomodasi desain pengembangan yang lebih luas. MSF berbasiskan fase, dipengaruhi oleh milestone, dan merupakan suatu model iteratif yang dapat diaplikasikan untuk mengembangkan dan menjalankan aplikasi tradisional, solusi perusahaan bagi e-commerce, serta aplikasi yang terdistribusi secara mobile dan Web.

MSF membagi tahapan pengembangan aplikasi ke dalam 5 fase sebagai berikut.

  • Envisioning, merupakan tahapan bagi tim pengembang untuk menentukan tujuan dan batasan masalah yang akan dibuat.
  • Planning, merupakan tahapan bagi tim pengembang untuk mengidentifikasi sistem yang telah ada dan yang akan dikembangkan, termasuk mempersiapkan rencana kerja, identifikasi kebutuhan, analisis persyaratan sistem, melakukan estimasi biaya dan jadwal pengerjaan, serta melakukan desain sebagai solusi.
  • Developing, merupakan tahapan bagi tim pengembang untuk mengimplementasikan hasil desain melalui pembuatan kode program, membuat dokumentasi kode program, dan mempersiapkan daftar test case untuk tahap selanjutnya.
  • Stabilizing, merupakan tahapan bagi tim pengembang untuk melakukan pengujian hasil implementasi (component testing; database testing; infrastructure testing; security testing; integration testing; user acceptance and usability testing; stress, capacity, and performance testing) dan membuat dokumentasi proyek pengembangan aplikasi.
  • Deploying, merupakan tahapan bagi tim pengembang untuk menginstalasi sistem aplikasi di tempat konsumen dan melakukan review pekerjaan, serta meminta persetujuan akhir dari konsumen atas kesesuaian aplikasi yang dikembangkan.

MSF


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: