Posted by: Budi Daryatmo | November 8, 2007

J2ME

Teknologi Java saat ini terbagi atas 4 kuadran utama, yaitu Java 2 Enterprise Edition (J2EE) yang difokuskan ke aplikasi distribusi, Java 2 Standar Edition (J2SE) yang difokuskan ke aplikasi stand-alone, Java 2 Micro Edition (J2ME) yang difokuskan ke aplikasi bergerak, dan Java Card yang difokuskan ke aplikasi smart card. Perbedaan utama antara berbagai edisi Java ini terletak pada fitur yang ditawarkan dan persyaratan sumber daya (kapasitas memori, kecepatan processor, dan lain-lain) yang dimiliki. Platform teknologi Java diperlihatkan pada gambar berikut.

Platform Java

Platform J2ME terbagi atas configuration, profile, dan optional API. Configuration merupakan spesifikasi yang mendefinisikan lingkungan perangkat lunak untuk berbagai peralatan berdasarkan sekumpulan karakteristik, seperti tipe dan jumlah memori yang tersedia, tipe dan kecepatan processor, dan tipe koneksi jaringan yang tersedia. Configuration diharapkan dapat merepresentasikan platform minimum bagi peralatan target. Vendor diperlukan untuk mengimplementasikan spesikasi secara lengkap sehingga para pengembang dapat mengandalkan lingkungan pemrograman yang konsisten dan sedapat mungkin membuat aplikasi-aplikasi yang kompatibel dengan berbagai peralatan. Hingga saat ini terdapat dua J2ME configuration, yaitu :

  • CLDC, ditujukan pada peralatan elektronik yang memiliki sumber daya yang sangat terbatas dan dikembangkan untuk keperluan wireless Java, yang memungkinkan pengguna telepon seluler atau PDA untuk menginstalasi aplikasi Java (MIDlet) ke peralatan mereka;
  • CDC, ditujukan pada peralatan elektronik yang terletak antara peralatan yang didukung CLDC dan sistem desktop yang didukung J2SE, seperti set-top box, web telephone, dan high-end PDA.

Setiap configuration terdiri dari JVM dan kumpulan kelas Java yang menyediakan lingkungan pemrograman bagi pembuatan aplikasi. Spesifikasi configuration tidak mengharuskan implementasi Java menggunakan virtual machine yang spesifik. Para vendor bebas membuat virtual machine mereka sendiri asalkan memenuhi persyaratan minimum spesifikasi. Sun menyediakan implementasi kedua configuration di atas, yang dapat menjadi pedoman bagi para vendor di mana JVM untuk implementasi CLDC dinamakan Kilobyte Virtual Machine (KVM) dan untuk implementasi CDC dinamakan CVM.

Profile dimaksudkan untuk memperkaya fitur configuration dengan menyediakan tambahan kelas yang lebih spesifik ke tipe peralatan. MIDP merupakan J2ME profile yang paling dikenal saat ini karena peralatan yang mendukung MIDP (seperti telepon seluler dan PDA) merupakan produk yang sangat dibutuhkan pasar. Adanya fitur konektivitas Internet pada peralatan-peralatan yang mendukung MIDP membuat mereka menjadi platform yang sangat menarik untuk aplikasi distribusi.

Perpaduan antara CLDC dan MIDP menyediakan fungsionalitas untuk melakukan konektivitas ke Internet, mengelola record management system, membuat antarmuka aplikasi (termasuk game), memainkan data audio dan video, dan lain-lain, yang memungkinkan berbagai aplikasi diimplementasikan di peralatan-peralatan yang mendukung MIDP.

Optional API mendefinisikan fungsionalitas tambahan yang dapat disertakan ke platform J2ME. Contoh optional API pada platform J2ME antara lain Web Service Access for J2ME, Java API  for Bluetooth Wireless Technology (JABWT), Wireless Messaging API 1.1, Wireless Messaging API 2.0, Mobile Media API, dan Location API  for J2ME.


Responses

  1. terima kasig infonya
    saya jufa sedang belajar j2me, untuk bahan skripsi saya


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: