Posted by: Budi Daryatmo | October 30, 2007

Subscriber Identity Module

Perangkat bergerak, terutama ponsel, pada umumnya tidak hanya mendukung panggilan suara (voice call), tetapi juga dapat mengirim dan menerima SMS, mengakses layanan WAP, dan menyediakan akses Internet menggunakan GPRS. Perangkat bergerak biasanya memiliki fitur jam dan kalkulator, serta seringkali menyertakan beberapa game di dalamnya. Perangkat bergerak juga telah umum memiliki layanan untuk mengirim dan menerima pesan multimedia dan memiliki fitur kamera digital. Fasilitas perekaman suara/nada dan video juga sudah sering ditemukan pada perangkat bergerak. Fitur ini sering direferensi sebagai MMS.

Sebelum menggunakan berbagai layanan ini, diperlukan mekanisme berlangganan dengan operator seluler. Bentuk berlangganan untuk perangkat bergerak pada jaringan GSM adalah menggunakan SIM card yang dikeluarkan oleh operator seluler. SIM card berisi kode pelanggan dan parameter otentikasi atau sebagai alternatif operator seluler dapat memasukkan kode perangkat bergerak pengguna ke database pelanggannya. Setelah SIM card dimasukkan ke perangkat bergerak, berbagai layanan dapat diakses.

SIM (Subscriber Identity Module), atau sering disebut sebagai SIM card, merupakan smart card untuk perangkat bergerak, yang secara aman menyimpan service-subscriber key (IMSI, International Mobile Subscriber Identity) sebagai kode identifikasi pelanggan GSM. SIM card memungkinkan pengguna untuk mengganti perangkat bergerak dengan melepaskan SIM card dari sebuah perangkat bergerak, kemudian memasukkannya ke perangkat bergerak yang lain.

SIM card

Penggunaan SIM card adalah keharusan pada dunia GSM. Pada UMTS, aplikasi SIM lebih dikenal dengan istilah USIM (Universal Subscriber Identity Module), sedangkan pada lingkungan CDMA dikenal dengan istilah RUIM (Removable User Identity Module).

SIM card tersedia dalam dua ukuran standar. Yang pertama memiliki ukuran credit card (85,60 mm × 53,98 mm x 0,76 mm). Ukuran kedua, merupakan versi miniatur yang lebih dikenal, memiliki ukuran 25 mm x 15 mm x 0,76 mm.

Sistem operasi SIM terdiri dari dua tipe, yaitu : Native dan Java Card. Native SIM bersifat proprietari, software spesifik vendor. Java Card SIM didasarkan pada standar, di mana Java Card merupakan subset dari platform Java, yang dikhususkan pada perangkat embedded berukuran kecil. Java Card memungkinkan SIM berisi program yang tidak tergantung hardware dan memiliki interoperabilitas tinggi.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: